Senin, 31 Januari 2022

 Kenapa seseorang selalu bertanya?

Kenapa kenapa? Kenapa saya berbeda? Apakah ada yang salah dalam diri saya?

Saya pun bertanya, apa ya yang salah dalam diri saya?

Jika dilihat dari luar biasa saja, belum tentu di dalam juga biasa.. Bisa jadi di dalam juga luar biasa, atau apakah hanya sebatas biasa di luar?

Salam dari si Isra dan Langkah Kakinya yang selalu bertanya terkadang jarang memikirkan perasaan orang lain. Maaf untuk mereka yang tersakiti, baik fisik maupun bathin.


With Zidan in Puncak Lawang


Selasa, 18 Januari 2022

 

19 JANUARI 2022, PARIAMAN
ISRA ARIFANI

Lahir Pada Saat Isra' Mi'raj 1993


Bunga Hotel dkt rumah Tante Lela

Orchid Salman



Atep & Friend


Lemon Tea Sydwic



Tamu Dinas Lapas Sukamiskin


OM DAS & OM HELMI

2010

Selamat Ulang Tahun Isra Arifani..

Salam dari Pariaman..

Salam hormat, dari Isra dan langkah kakinya, dari Paris...

Semoga mimpi-mimpi yang selama ini yang ada dalam Bunga Tidur  menjadi kenyataan. Amiin

Minggu, 16 Januari 2022

 I want to be a Presiden in Paris, Paris is Pariaman Sekitar

Tadi Sholat Subuh di Mushola berusaha menyaingi mama




 Sekarang hari senin.. Tadi berusaha menyamai mama untuk sholat subuh di mesjid.

Rabu, 11 Agustus 2021

Puncak Lawang, Sumatera Barat

Lokasi : Kabupaten Agam.

View :  Danau Maninjau.

Recomended untuk piknik dan camping, ada Cafe dan Resto, Area Playground

Tarif masuk Weekday : Rp 20.000,-/orang, dan Weekend : Rp 25.000,-/orang. Parkir gratis











Senin, 25 Januari 2021

Saung Angklung Udjo, Kesenian Khas Sunda - Jawa Barat

Saung Angklung Udjo terletak di daerah Bandung, Jawa Barat, tepatnya di Jalan Padasuka no. 118, Pasirlayung, Kecamatan Cibeunying Kidul. Saung adalah bahasa Sunda, yang artinya gubuk atau rumah kecil. Angklung adalah sebuah alat musik tradisional Jawa Barat yang terbuat dari bambu. Udjo adalah nama orang pendiri Saung Angklung Udjo, nama lengkapnya adalah Udjo Ngalagena. Biasa dipanggil Mang Udjo, seniman Angklung Jawa Barat yang lahir pada 5 Maret 1929, namun telah tutup usia pada 3 Mei 2001.

Di sini, kita bisa menikmati suguhan musik tradisional yang dimainkan dengan angklung. Suara bambu-bambu yang berbeda membentuk tangga nada yang berirama membuat senang hati para pendengarnya. Tidak hanya musik tradisional, lagu-lagu Indonesia bahkan mancanegara juga sering dimainkan oleh para Angklunger atau pemain angklungnya. Selain itu, juga menampilkan berbagai tarian khas Sunda yang dapat menyejukkan mata.

Namun, saat ini Saung Angklung Udjo mengalami kesulitan akibat pandemi Covid-19. Sebelumnya, Saung Angklung Udjo sudah pernah mencoba berbagai cara untuk bertahan, salah satunya dengan pertunjukan virtual, namun cara ini tidak membuahkan hasil yang maksimal.





Mari kita dukung para pelaku seni pertunjukan angklung, pengrajin angklung dan kru operasional angklung untuk selalu berkarya, donasi anda sangat berhaga untuk. Bantu Donasi dengan klik 


Untuk mengetahui npertunjukan Saung Angklung Udjo yang sangat menghibur dan menyejukkan hati, mata dan telinga, dapat dilihat di https://youtu.be/FUqcKJI1S5w


Jaya selalu Saung Angklung Udjo


Sabtu, 18 Mei 2019

Bandung, I'll be back

Dont Give Up. You look so beautiful in white..

Jadi, sekarang apa yang kamu rasakan, van?
Mengapa rasa ini menjadi tidak peka lagi? Il-feel.. Yang ada di pikiran sekarang ini adalah Simeru, Rinjani, Jayawijawa, Puncak Everest.. Tetapi, sejak pulang dari Bandung, Manglayang masih terbayang-bayang.. Malah pantai Losari yang sudah dijajaki.. Itu pun pakai uang negara.. Ah, jangan hanya mimpi-mimpi van. Wujudkan mimpi mu, realistis lah..
Sampai sekarang, kalau ingin tidur harus minum obat.. katanya obat penenang, tapi tidak merasa senang.. Malah seperti orang nyabu, fly.. Supaya tidur menjadi pulas, oleh sebab itu minum obat penenang.
Ingin sekali kaki ini menginjakkan kaki di bumi Bandung, dan stay di Bandung. Akang dan Teteh Bandung, anak-anak kecil yang main di got, mencari kepiting untuk dijual, Aini dan Nadira si mungil.. Puncak bukit tempat melihat sunrise di Lucky Estate, Ibu Deviyanti Rochaeni di Lapas Sukamiskin. Mengapa mata ini tidak mau terpejam dengan sendirinya? Mengapa? Mungkin karena puncak Merbabu, puncak Papandayan, dan Bukit Bintang di Bandung, serta Manglayang masih terbayang-bayang dengan jelas dalam lisan, belum dalam ingatan. Jangan lupa sertakan Allah SWT, juga keluarga. Karena tempat kembali di Bumi Allah adalah keluarga, sebelum dikembalikan ke rumah aslinya. Jangan lupa bersyukur, tidak boleh kufur. Ilmu untuk dibagi-bagi. Allah. Minta kepada-Nya. Jika yang di dalam hati bergumam, belum diucapkan saja Allah sudah tau, apalagi jika sudah diucapkan secara lisan dan jelas. Hiasi hati dengan ilmu ikhlas. Sabar dan tawakal adalah bumbu penawar. Tetap Istiqomah di jalan-Nya, seperti Mesjid Istiqomah Citarum Bandung.
Lets try, fly, and shy.